Pendaftaran Murid Baru Tahun Ajaran 2012-2013 PAUD Husnul Khoir

Oleh SPS BAMBIM HUSNUL KHOIR

Banner Husnul Khoir

Tahun Ajaran 2011-2012 akan segera berakhir!! Artinya para pengurus harus siap-siap LEMBUR beberapa kali untuk mempersiapkan program akhir tahun ajaran serta untuk persiapan penerimaan siswa-siswi baru. Beberapa hal yang harus dipersiapkan diantaranya:
- Banner untuk penerimaan Siswa dan Siswi baru tahun ajaran 2012-2013 (Sudah dikerjakan)
- Buku untuk kelengkapan administrasi PAUD tahun ajaran 2012-2013
- Beres-beres Ruang Kelas (Makes our Class so Colourfull)
- Melakukan Review mengenai kekurangan-kekurangan pada tahun ajaran sebelumnya

Mungkin itulah yang perlu kami siapkan untuk tahun ajaran 2012-2013. Semoga SPS Bambim Husnul Khoir bisa lebih baik lagi kedepannya. Amiin.

Workshop HIMPAUDI Nasional 2007

Oleh Asep Kurniawan

Sumber: http://himpaudi.blogspot.com/

Sekedar sharing hasil “Workshop HIMPAUDI Nasional 2007″

Logo HIMPAUDI

Logo HIMPAUDI

Setelah melalui permusyawaratan panjang dengan memperhatikan dan mempertimbangkan beberapa ide, dan pendapat peserta yang berkembang dalam kegiatan Workshop HIMPAUDI Tingkat Nasional tanggal 17 – 19 Juni tahun 2007 di Bandung, maka direkomendasikan :

I. Kepada Pemerintah c.q. Depdiknas:

Segera memberikan kesempatan kepada Perguruan Tinggi untuk membuka Program S1 PAUD dalam rangka menunjang Peraturan Pemerintah tentang Pendidik PAUD.
Gelar untuk S1 PAUD adalah Sarjana Pendidikan seperti gelar-gelar bidang pendidikan yang lain. Sedangkan sebutan bagi pendidik/pengajar PAUD adalah guru. (alasan: 1. Sesuai dengan UU Guru dan Dosen; 2. Mengangkat harkat, derajat dan martabat orang-orang yang mengajar PAUD).
Agar melibatkan dan memberdayakan HIMPAUDI dalam program-program pelatihan dengan memberikan kesempatan kepada Trainer tingkat daerah untuk melatih pendidik PAUD di tingkat bawahnya.

II. Kepada Pemda tingkat I dan II:

Memberikan kemudahan akses dan informasi bagi HIMPAUDI agar dapat mengembangkan PAUD sampai ke tingkat grass root.

III. Kepada Forum:

Dalam melaksanakan tugas, baik Forum maupun HIMPAUDI harus sesuai dengan Tupoksi masing-masing. (Forum merupakan wadah tempat orang-orang secara individu maupun personal dari berbagai organisasi termasuk HIMPAUDI bergabung di dalamnya untuk memberikan masukan-masukan dan ide-ide untuk dirumuskan). Dengan demikian siapapun yang peduli PAUD dapat menjadi anggota Forum sedangkan untuk menjadi anggota HIMPAUDI harus memenuhi beberapa kriteria, yaitu pendidik PAUD dan Tenaga Kependidikan PAUD).

IV. Internal HIMPAUDI

Bagi pengurus HIMPAUDI daerah yang bergelar Doktor atau Kandidat Doktor dibidangnya agar direkomendasikan menjadi pemantau TOT/PCP sebagai wakil pusat di daerahnya, sedangkan peserta TOT/PCP dapat diserahkan kepada yang lain.
Melaksanakan pp 19/2005 tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bab VI Pasal 28 ayat 3 menyatakan pendidik harus memiliki kompetensi sebagai agen pembelajar pada jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan anak usia dini meliputi:

a. Pedagogi
b. Kepribadian
c. Profesional
d. Sosial

dan ayat 4 menyatakan bahwa apabila tidak mempunyai ijazah dll seperti yang disyaratkan maka dapat diperoleh melalui program kesetaraan. Dengan demikian sebagai agen pembelajar bukan hanya memiliki ijazah melainkan juga harus mempunyai kompetensi pedagogi, kepribadian, profesional dan sosial yang dapat menyesuaikan dengan kearifan lokal dalam keempat bidang tersebut.

Pendidikan Anak Usia Dini

Sumber: Wikipedia

Logo PAUD

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:

Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.

Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini

Infant (0-1 tahun)
Toddler (2-3 tahun)
Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Asep Kurniawan

Asep Kurniawan

Asep Kurniawan

Asep Kurniawan adalah Ketua Penyelenggara SPS Husnul Khoir yang berlokasi di Mesjid Besar Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Dimana pada saat  tersebut masih menjadi Anggota DKM di bidang kepemudaan dan menjadi penasehat untuk PRISMA (Persaudaraan Remaja Islam Masjid Besar Kecamatan Pameungpeuk).

Penunjukan menjadi Ketua Penyelenggara adalah pada saat rapat DKM Mesjid Besar Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung yang diselenggarakan pada tanggal 17 November 2007, salah satu keputusannya adalah membuat sebuah sekolah untuk anak usia dini. Selain untuk menampung anak-anak yang kurang mampu, pembentukan sekolah tersebut adalah untuk menambah kegiatan yang dilakukan di Mesjid. DKM menunjuk Asep Kurniawan sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mengelola kegiatan tersebut.

Tanpa menunggu lama, dibentuklah sebuah team yang beranggotakan pengurus dari DKM Mesjid Besar Kecamatan Pameungpeuk dan Karang Taruna Kecamatan Pameungpeuk. Mereka adalah: Asep Kurniawan, Sri Windiastuti, Agus Suhanda, Ani Marliani, Leni Nursari Indah dan Sri Hafni Mahrunisa. Team ini sendiri nantinya akan bertanggung jawab terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Sekolah, termasuk didalamnya adalah pemilihan guru, pembuatan kurikulum, tehnik pengajaran dan lain-lain.